Central Journal

Menu
  • Home
  • Indonesian Journal
  • International Journal
  • Surprise Me
Indonesian Journal Pemupukan P, K Dan Waktu Pemberian Pupuk K Pada Tanaman Ubi kayu Di Lahan Kering Vertisol

Pemupukan P, K Dan Waktu Pemberian Pupuk K Pada Tanaman Ubi kayu Di Lahan Kering Vertisol

Pemupukan P, K Dan Waktu Pemberian Pupuk K Pada Tanaman Ubi kayu Di Lahan Kering Vertisol
Ubi kayu

Oleh: Anwar Ispandi


Intisari


Penelitian pemupukan P, K dan waktu pemberian pupuk K pada tanaman ubikayu (Manihot esculenta) di lahan kering tanah Vertisol (Grumosol) telah dilakukan pada musim tanam 2001. Penelitian dilakukan di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkudul. Tujuan dari penelitian ialah untuk mendapatkan teknologi pemupukan P dan K yang efektif dan efisien pada tanaman ubikayu khusus di lahan kering marjinal bertekstur tanah berat. Penelitian terdiri dari dua percobaan. Kedua percobaan menggunakan rancangan acak kelompok faktorial, tiga ulangan. Perlakuan percobaan I merupakan kombinasi tiga varietas ubikayu (Malang-4, Malang-1 dan lokal), tiga dosis pupuk P (0, 75 dan 150 kg SP36/ha) dan dua dosis pupuk K (0 dan 100 kg KCl/ha). Seluruh perlakuan dipupuk 200 kg Urea/ha. Perlakuan percobaan II merupakan kombinasi antara dua jenis pupuk N (200 kg Urea/ha dan 150 kg Urea + 100 kg ZA/ha), dua dosis pupuk P (0 dan 100 kg SP36/ha) dan 5 perlakuan waktu pemberian pupuk K (diberikan 1x, 2x, 3x, 4x dan 5x). Dosis pupuk K adalah 100 kg KCl/ha.

Hasil Penelitian menunjukkan bahwa dua varietas ubikayu Malang-1 dan Malang-4 belum dapat menggantikan varietas lokal. Pemupukan 100 kg SP36/ha meningkatkan serapan hara P dan hasil umbi secara nyata dibanding dengan yang tanpa pupuk P. Pemupukan 100 kg KCl/ha dapat meningkatkan serapan hara K secara nyata bila diberikan bersama pupuk P (dosis 75 atau 100 kg SP36/ha) tetapi tidak jelas pengaruhnya terhadap peningkatan hasil umbi. Pupuk K diberikan satu hingga empat kali tidak berpengaruh terhadap serapan hara K dan P serta hasil umbi, bila diberikan lima kali justru menurunkan serapan hara K dan P serta hasil umbi. Hasil umbi tertinggi hanya sekitar 20 t/ha jauh di bawah potensi hasilnya yang sekitar 40 t/ha, hal ini memerlukan penelitian lebih lanjut.

Kata kunci: Ubi kayu, Pupuk PK, lahan kering Vertisol


Download: [pdf]


Unknown
Add Comment
Indonesian Journal
Saturday, February 28, 2015
  • Tweet
  • Share
  • Share
  • Share
  • Share

About Admin Central Journal

My name is Faisal Basyir. A student at Syiah Kuala University which is currently active read various journals.

Related Posts

What do you think about the article above?

Total Tayangan Laman

  • …

  • …

Weekly Posts

Label

Indonesian Journal (3) International Journal (4)

Contact

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.

Blog Archive

  • February (7)

Followers

Copyright © 2015 Central Journal All Right Reserved | Desclaimer | Sitemap | Polycy Privacy
Blogger Templates Created by Arlina Design